1. Asal Usul Nama dan Peran Ekonomi
Nama Meunasah Peukan merujuk pada dua elemen penting dalam struktur sosial Aceh:Meunasah: Berasal dari bahasa Arab Madrasah, yang berfungsi sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan balai musyawarah warga.Peukan: Berarti \"pasar\". Hal ini mengacu pada peran historis wilayah ini sebagai pusat niaga, di mana hingga kini terdapat pasar ikan dan sayuran yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat Kota Sigli.
2. Jejak Keturunan India (Kampung \"Artis India\")
Salah satu fakta sejarah yang paling menonjol dari Meunasah Peukan adalah julukannya sebagai \"Kampung Artis India\" di Pidie.Migrasi & Perkawinan: Di masa lalu, terjadi migrasi besar pedagang dari India Selatan (Hindia) yang kemudian menetap dan menikah dengan penduduk lokal.Karakteristik Fisik: Jejak genetika dari perkawinan antar bangsa ini masih terlihat jelas pada wajah warga setempat yang memiliki ciri fisik rupawan menyerupai orang India.Pengaruh Budaya: Pengaruh ini juga meresap ke dalam masakan, bahasa, dan tradisi unik yang tetap terjaga hingga sekarang.
3. Perkembangan Administratif
Secara historis, Meunasah Peukan merupakan bagian dari pusat pertumbuhan Kota Sigli:Permukiman Tua: Terletak di area pesisir, gampong ini telah lama mengalami percampuran budaya (Arab, China, Eropa, dan India) sebelum akhirnya ditetapkan secara administratif dalam struktur Kecamatan Kota Sigli.Struktur Wilayah: Saat ini, Gampong Meunasah Peukan terbagi menjadi beberapa dusun, salah satunya adalah Dusun Lampoih Geudong, dengan total sekitar 460 Kepala Keluarga